Selasa, 17 Mei 2011

karam (puisi)

dptkah putik kn mjdi bunga.
kiranya cuaca sering gerhana.
dptkh kasih bremi slamanya...
atw pun aku hrs brserah kpdNya
Yang Maha Kuasa

mestikah ada 1pngorbanan
shnga trjdinya prpisahan
kiranya itu 1prmintaaan
perlukah kau dan ku merelakan

kita hnya insan yg slalu mnghrapkn
swtu yg indah dlm prcintaan
dkala tiba dugaan mendatang
aku kau tingalkan

karam aku dlautan duka
bila wjahmu hilang dmata
tiada berita pngobat rindu
dikala sendu

ku biarkan luka dhati brdarah
shingga kering terjemur mentari
apakah salah ku
sampai kau sakiti begini

perlukah aku trus mnghrapk
ncamar yg hilang kembali k sangkar
apakah masih ada kerinduan yg ada dhatimu.....

dalam harapanku (puisi)

dalam tawa ku menyimpan duka

dalam senyum ku menangis

dalam diam ku menahan

sebuah asa yang kurasa

namun sulit untuk tercipta



lelah hati bersandiwara

menutupi semua realita

rasa cinta yang ada

membuat ku sesak dalam dada

ingin rasa ku ucap kata cinta

agar terlepas semua beban jiwa



matahari terdiam memberi kehangatan

rembulan terbisu memberi keteduhan

bintang berteguh memberi keceriaan

awan terbungkam memberi kesejukan



tiada kata yg bermakna

tiada makna yg terkandung

diam membisu menyimpan seribu asa

terkubur tiada tersisa tiada guna

STUPID GIRLS (PINK)

Stupid girl, stupid girls, stupid girls
Baby if I act like that, that guy will call me back
Porno paparazzi girl, I don’t wanna be a stupid girl
Go to fred segal, you will find them there
Laughing loud so all the little people stare
Looking for a dady to pay for the champagne (Drop a name)
What happened to the dream of a girl president
She is dancing in the video next to 50 cent
They travel in packs of two or three
With their its bitsy doggies and their teenyweeny teens
Where, oh where, have the smart people gone?
Oh where, oh where could they be?
Chorus
Baby if act like that, the guy will call me back
Porno paparazzi girl, I don’t wanna be a stupid girl
Baby if I act like that, flipping my blonde hair back
Push up my bra like that, I don’t wannna be a stupid girl
(break it down now)
Disease’s growing it’s epidemic
I’m scared that there ain’t a cure
The world believes it and I’m going crazy
I cannot take any more
I’m so glad tahat I’ll never fit in
That will never be me
Outcast and girls with ambition
That’s what I wanna see
Disasters all around
World despaired
Their only cocern
Will they fuck up my hair
Chorus
Pretty will you fuck me girl, silly as a lucky girl
Pull my head and suck it girl, silly as a lucky girl
Pull mya head and suck it girl, stupid girl, stupid girl!

Stupid girl, stupid girl, stupid girl, stupid girl, stupid girls,stupid girl…….

LAMUNAN SORE( cerpen )

Sore ini langit telihat mendung, dengan ditemani segelas jus jeruk dan buku diary. Aku berdiam diri di kamarku. Aku mengingat ingat hari – hari yang telah kulalui. Ternyata banyak hal yang telah kulakukan dengan baik. Namun, hal buruk yang telah kulakukan pun tak kalah banyaknya, bahkan mungkin lebih banyak.
Aku sedang patah hati. Tahu kenapa? Ha ha ha bukan karena aku ditinggalkan kekasihku, tapi aku merasa bahwa aku ini payah.
“bruk!”
Buku fisika setebal hak sepatu itu aku lempar ke lantai kamrku yang minta ampun berantakannya.
“huh aku benci fisika, enggak satupun aku mengerti aku payah! Enggak bisa seperti Rio, anak itu pintar. Dia rajin,.
Huuuuuuh…… andai saja…..
Ah sudahlah”
Aku marah – marah sendiri seperti orang tak waras. Kadang aku suka merasa iri dengan temanku yang sangat tekun dalam belajar. Kenapa aku ini sulit jadi seperti mereka? Pernyataan itu tak pernah bisa ku jawab.
Saat ini aku benar – benar meniinggalkan PR fisikaku yang membuat kepala seakan mau pecah. Aku menikmati pemandangan asri yang terlihat dari jendela kamarku. Ya…. Halamanku yang penuh dengan bunga hasil karya sang pencipta. Mataku terpaku pada satu bunga nan merah merekah. Cantik sekali, ia terlihat sangat bahagia bermain bersama kupu – kupu yang tak henti mengelilinginya. Mereka sang bunga dan kupu – kupu seakan mengajakku bermain serta berbagi kebahagiaan. Jelas saja sang bunga sangat bahagia, ayahku selalu merawatnya dengan sabar. Ayah sangat memperhatikannya, ehhmmmm….. ternyata bukan hanya gadis sepertiku saja yang suka diperhatikannya dan sayangi dengan tulus.
Lepas dari sang bunga yang cantik, mataku tertuju pada abang bakso dan bapak penjual asinan yang sedang berbincang Air muka mereka menyiratkan kegalauan hati.
“mas,gimana baksonya? Laku banyak?” kata penjual asinan
“boro – boro Pak, balik modal saja sudah untung, saya sering nombok Pak” abang asinan terlihat muram.
“ya…. Sabar sajalah Mas, saya juga begitu, belakangan ini orang jarang jajan. Mungkin sama, pendapatan mereka juga pas – pasan hanya untuk makan dan sekolah”.
“mungkin….. tapi Pak, saya bingung. Anak saya mau ujian tahun ini,” abang bakso menumpahkan kegalauannya.
“Mas…… kita Cuma bisa berusahadan berdoa. Sabar saja. Jangan dibawa susah, nanti jadi nambah susah. Ha ha ha ha “ bapak tukang asinan berusaha menghibur walaupun sesungguhnya ia pun bingung.
“kasihan mereka,” ujarku pelan.
Kasihan mereka, bingung memikirkan cara tuk menyambung hidup besok. Aku merasa beruntung aku tak perlu memikirkan perut yang lapar. Aku juga bisa sekolah dan bermain dengan tenang.
Tidak lama kemudian, sepasang manusia. Adam dan hawa lewat tepat di depan rumahku. Wajah mereka terlihat tidak bahagia padahal seharusnya mereka baghagia karena bisa menghabiskan waktu bersama. Rupanya…..
“apa sih mau lo?” kata sang adam setengah membenttak, kasar!”
Aku ingin kamu tidak kasar padaku. Sayangi aku seperti yang kamu bilang,” jawab hawa lirih.
“Lo mau gue seperti apa?” Tanya adam gusar.
“ya hubungan yang sehat, jika kamu ingin aku jadi pacarmu, sayangi aku. Jika tidak, katakana tidak”.
Mereka pun terlalu, Ck Ck ck….. kasihan hawa,….. sepertinya ia begitu menyayangi dsang adam, tapi kenapa adam tak juaga mengerti? Huh…. Beruntungnya aku, adamkua tidak seperti adamnya. Adamku baik. Ia selalu mengingatkan aku dan menasihatiku. Ia begitu sabar menghadapi aku yang sedang dalam proses menjadi dewasa. Aku sungguh nyaman bersamanya. Memang terkadang ia menyampaikannya dengan agak “galak” dan sedikit keras kepala. Ya…. Itulah adamku. Unik aku suka…..tidak! bukan suka tapi sangat suka.
Adamku ini Julian namanya. Ia memberiku banyak pelajaran hidup yang berharga. Ia menuntunku untuk menghadapi segala persoalan hidup dengantegar dan tidak cengeng , dengan rasa sayangnya, ia membuatku tak segan mengukir senyum di setiap hariku. Itulah adamku. Hahahahaha….. sekali lagi aku merasa beruntung.
Lamunku di buyarkan oleh deringan ponselku. Nama aryo muncul di layar.
Ada apa ya aryo meneleponku sore- sore begini? Tanyaku pada diri sendiri dan segera menjawab ponselku.
“hai Yo….” Kataku riang,
“ hai ….apa kabar Tar?” Tanya Aryo.
“Baik, ada apa?” jawabku penuh Tanya.
“ begini, aku sekarang ada di hotel ABC di daerah senayan, kamu mau datang enggak? Yangh lain juga datang lhoooo…..!”
“emang ada acara apa Yo?” tanyaku semakin bingung.
“enggak ada apa – apa kok, aku lagi sebal saja, orang tuaku sibuk banget. Sudah seminggu mereka tidak pulang. Hanya uang nya saja yang pulang. Selain itu, kalaupun mereka di rumah, mereka rebut terus. Aku dan mas atas kesepian, jadi lebih baik di hotel, mengundang kalian ya, kan? Pokoknya aku tunggu ya Ta,bye….”
Klik! Telepon pun terputus, prihatin. Itu satu yang kurasakan . kasihan aryo , ayah dan ibunya membanjirinya dengan uang tapi mereka lupa member aryo kasih sayang yang sesungguhnya lebih dibutuhkan nya. Aku ingin sekali menemaninya. Namun sepertinya aku tak akan ke sana sore ini. Selain jauh, aku punya banyak tugas. Ehmmm….. aku rasa sekali lagi aku punya merasa beruntung. Oranng tua kiu memang sibuk tetapi mereka tak pernah lupa memberikan kasih sayang mereka kepadaku.
Hmmm….. ternyata lamunanku sore ini membuatku sadar betapa beruntungnya aku ini. Dan tak sepantasnya aku merasa I iri dengan temanku. Mereka juga punya kekurangan. Malah tidak sedikit dari mereka yang tidak sadar akan kekurangan dirinya. Jadi kalau kali ini aku sadar bahwa aku lemah dalam ketekunan belajar berarti sekali lagi aku beruntung, ya beruntung karena aku sadar akan kekuranganku. Ya, kan? Hahahahaha….. aku ini ada – ada saja, suka memikirkan yang tidak – tidak.
“mitaaaaaa!!”
Suara nyaring terdengar dari luar rumah memanggil namaku. Kutengokan kepalaku ke luar dan kudapati sosok manis Julian di sana. Ia terlihat begitu ceria.
“ada apa ya?” tanyaku dalam hati.
Ya tuhan! Oh No! aku lupa. Hari ini aku ada janji dengan jantung hatiku itu untuk belajar dan makan malam bersama.
Dengan segera aku melompat dan kursiku,,,merapikan sedikit rambutku kemudian berlari keluar untuk menemui Julian. Tapi tunggu! Ada yang aku lupa. Aku belum menyiapkan apapun untuk makan malam kami, alamak! Kali ini aku sama sekali tidak beruntung.

alin kecewa (cerpen)

Puber kedua! Pikiran itu terlintas begitu saja di benak Alin. Ya, pasti kalau bukan puber kedua, adakah dugaan lain yang lebih tepat? Gadis itu menggeleng sendiri. Tidak ada, jadi kesimpulan itu menjadi biulat: mamatengah mengalami puber kedua.
Alin mendesah kecewa. Mama yang selama ini dianggapnya sebagai ibu yang paling hebat, ternyata bukan tanpa cela. Bahkan tingkah mama ini lebih buruk dari ibu teman – temannya. Mama memang tidak suka ngerumpi, tidak sewenang – wenang memperlakukan anak, tidak kolot, tidak…….. tapi pengkhianat!!!. Adakah lebih buruk dari itu???. Mama tidak saja mengkhianati papa, tapi juga mengkhianati anak – anaknya!!!!.
“ kok melamun, Lin!”. Teguran tante Rina, mamanya Dista, mengagetkan Alin. Gadis itu buru – buru mengulas senyum. “bagaimana kabar mamamu?”,Tanya tante Rina,sembari duduk disebelah Alin. Saat ini dia tengah menunggu Dista dirumah teman sekolahnya itu. Alin ingin mencurahkan kegusaran dihatinya pada Dista. Namun kata mamanya, Dista sedang disuruh membeli lotion penolak nyamuk ditoko ujung jalan.
“hmmm…”, baik,tante,”saut Alin.
“masih sibuk dengan cateringnya??”
Kepala alin terangguk
“tante sangat salut dengan mamamu itu. Sejak dulu dia memang tak suka menganggur,” kenang tante Rina. Alin tahu tante Rina adalah teman sekolah mama dulu. Mama pernah bercerita. “papamu beruntung menikah dengannya,” lanjutnya.
Beruntung? Dada Alin hendak berontak. Mama memang wanita hebat. Bukan saja beliau mau mengelola uasha meski gaji papa lebih dari cukup. Bukan saja mampu membagi waktu untuk memperhatikan anak – anaknya. Namun juga mampu memainkan sandiwara dengan sempurna!.
Gelegak hati Alin dengan menggumpal
“ itu Dista,” tante Rina menunjuk Dista dengan isyarat”. Tante tinggal kedalam ya?”pamitnya setelah menerima lotion penolak nyamuk dari Dista. Alin mengangguk.
Dista langsung bisa merasai ada yang tidak beres begitu memandang muka keruh Alin. Dia tidak berceloteh dan bercanda. Sperti biasanya, melainkan memandang penuh sahabatnya itu.”ada apa?”, Tanya Dista sembari duduk ditempat yang ditinggalkan mamanya.
“mama….,” Alin berkata dengan mama yang nyaris tak mampu lagi dia tahan. Dista merelakan bahunya sebagai tempat alin menumpahkan emosinya. Membebiarkan gadis itu menangis dalam rengkuhannya. “mama pengkhianat….,!” ujar alin diselak isak tangisnya. Lalu meluncur lah cerita dari bibir Alin.
Awalnya Alin memakai HP mamanya yang tergeletak diatas meja untuk mengirim sms kepada indra ketua KIR, tanpa sepengathuan beliau. Ponsel Alin sendiri tengah kehabisan pulsa. Setelah laporan pesan terkirimnya dai hapus, terpampang sebuah romantis seperti pesan – pesan yang dulu sering terima dari adik, yang ternyata gombal belaka pesan romantis dari seseorang yang mama sebut sebagai “cinta!”
“ aku juga tak sabar melewati hari tanpamu”, sayang. inginnya meninggalkan semua rutinitas dan melewati seluruh hari bersamamu. “Aku sayang kamu”,
Begitu kurang lebih pesan yang terbaca. Alin sempat terhenyak tak percaya. Dan tanpa sepengathuan mamanya pula, gadis itu membuka sms yang lain, yang seisinya senada, bahkan ada beberapa yang vulgar.Alin membacanya dengan jijik.rasanya dia ingin membanting benda itu.
“Papamu sudah kau beritahu?”Tanya Dista.Alin menggeleng.
“Aku tak tahu bagaiman mengatakannya.Aku takut mereka bercerai.Aku tak ingin dihadapkan pada pilihan kehilangan salah satunya,”kata alin.Kepala dista terangguk mengerti
“apa yang harus kulakukan,dis?”Tanya Alin.pertanyaan yang sudah dista duga dan dia tak tau bagaiman menjawabnya.gadis itu sama sekali tak bisa membayangkan hal terbaik yang bisa dia lakukan jika mendapat hal serupa.
“bersikaplah wajar untuk sementara,mungkin.hingga kita bisa benar-benar memikirkannya secara jernih,”jawab Dista.”Kau bisa kan ,lin?”.
Alin menghela napas dalam.dadanya sedikit lega setelah membagin beban itu pada dista.dalam hati dia bersyukur masih memiliki seorang sahabat yang bisa menjadi tempatnya berkeluh.meski dia sedikit ragu bagaimana bisa bersikap wajar menghadapi kenyataaan ini.bagaimana dia bisa berpura-pura tak mengetahui apapun dihadapan mama.
“Jangan berandai yang bukan-bukan,Lin,”Kata Arul,Kakaknya yang kuliah dikota lain menghadapi pertanyaan”bagaiman seandainya yang ditanyakan alin ditelepon.”mama nggak mungkin mengkhianati kita,”tandasnya keyakinan yang membuat alin urung bercerita tentang pesan romantis di ponsel mama.
Beberapa hari ini alin memang menahan diri untuk tidak mengungkit soal itu dihadapan papa.juaga dihadapan mama.dia hanya mencoba menghindari kontak dengan wanita itu sedapat mungkin agar kegusarannya tidak tercium.
Juga masih mencuri baca pesan-pesan di HP mama dari pengirim berinisial cinta itu.seperti sekarang…..
“bagaiman kalau nanti siang kita ketemu di Café yang dulu?nostalgia.ingat café romantis diujung jalan dekat PDAM itu,kan?dulu kita sering rame-rame kesana bareng teman-teman sekelas”
Nostalgia.berarti kekasih gelap mama adalah seorang yang pernah mempunyai hubungan dengan wanita itu.seorang dari masa lalu mamanya mungkin mantan kekasih mama waktu masih muda.
Eureka!alin memperoleh ide untuk memergoki mereka dia langsung ketempat dista setelah membaca dan menyimpan nomor pengirimnya,
“rasanya aku tak sabar tak ingin menyumpah serapih kekasih gelap mama,dis”kata alin dengan kegeraman teramat.
“sebaiknya jangan lin,”cegah dista.”bagaimanapun,harga diri keluargamu menjadi taruhannya.”
“tapi laki-laki ini……..”
“dengan memergoki mereka saja,aku rasa mamamu akan menyadari kesalahannya.dan arul maupun papamu tak perlu tahu bahwa orang tercinta mereka pernah tergelincir ke jalan yang salah.”
“aku tak tahu apakah aku bisa memaafkannya……”
“aku tak mau m,enemanimu kecuali kau yakin bisa menguasai diri “sikukuh dista.alin menghembuskan nafas berat
Ditemani dista alin menguasai Café Romantis dari seberang jalan mereka berlindung pada almari display toko sekaligus warnet itu.
Mama lebih dulu sampai disana.mengenakan celana panjang dan kaus berkerah kerudungnya berwarna senada dengan pakaiannya.alin muak mendapati mama selayaknya gadis belasan tahun yang tengah jatuh cinta padahal sudah memiliki dua anak yang telah beranjak remaja.
Wanita itu duduk menghadapi sendirian.sesekali di tampak bercakap dengan pemilik Café.dada alin sudah berdegup kencang.dia membayangkan apa yang hendak dilakukannya nanti setelah kekasih gelap mama datang.
Beberapa menit berlalu tiba-tiba mama alin menangkap sesosok laki-laki yang teramat dikenalnya.papa.laki-laki itu baru saja turun dari mobil angkutan umum papa tidak membawa mobilnya.hampir saja alin berteriak memanggil papanya agar tidak melihat mama di Café itu.tapi terlambat.papa telah sampai diambang opintu Café.
Mungkinkah papa juga telah mengetahui perselingkuhan mama?dan seperti halnya alin,mungkin laki-laki itu tahu mama hendak bertemu kekasih gelapnya disana?dada alin bergetar.dicengkramnya dista dengan was-was.bagaimanapun,alin tak ingin melihatorang tua kekasihnya bertengkar ditempat umum.
Papa duduk di hadapan mama. Laki – laki itu sepertinya bisa mengontrol diri. Ah, papap memang selalu bijak menyikapi segala hal. Kearifan yang selalu ingin Alin tiru.
Mereka tampaknya tidak bertengkar. Alin tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Namun dia bisa melihat mereka tertawa bersama. Ataukah mereka tengah sama – sama melakoni sandiwara? Mama dengan aktingnya seolah tidak tengah menunggu siapaun di kafe itu, dan papa dengan kepura – puraannya seolah tah tahu pengkhiantan mama?.
Bagaimana kalau papa memeang tah tahu? Alin menelan ludah. Dia berpikir, andai saja ketika papa datang, laki – laki yang mama simpan nomornya dengan nama “cinta” itu telah datang. Mungkin aka nada pertengkaran. Tapi jika itu menjadi penyelesaian yang terbaik dari pada kepura-puraan?
Andai saja……
Jemari Alin membuka pouch dipinggangnya. HP yang telah dia isi pulsa hasil bongkar tabungannya itu dia keluarkan. Laki – laki kekasih gelap mama mungkin telah melihat papa hingga tak berani menampakkan muka.
Alin menghubungi nomor yang telah disimpannya. Menunggu teleponnya diangkat. Dia teramat ingin memaki perusak rumah tangga orang itu.
“Hallo…..”
Tersambung. Tapi suara itu…..
“ada apa Alin?” suara papa! Alin tak mengerti. Sedetik dia merasa mungkin salah memencet nomor. Sepasang matanya yang telah mengawasi kafe romantis mendapati papa tengah memegang HP di sisi kepalanya.
“papa?” suara Alin serak oleh cacimaki yang tertahan. “papa punya nomor baru?”
Iya, ada apa?”
Alin menggeleng tak mengerti. Dia tah tahu apakah harus kecewa ata bahagia. Alin hanya merasa teramat tak mengerti. Atau, oaring tua sering kali memang susah dimengerti?

Senin, 04 April 2011

komunikasi dalam pertemuan dan rapat

nama : NOVI WULANDARI
kelas : 2DD04
NPM : 33209965
MAT.KUL : SOFTSKILL KOMUNIKASI BISNIS
Dalam kehidupan sehari kita perlu adanya suatu komunikasi antara manusia dengan manusia atau dengan teknologi, dengan ini ada beberapa Macam-Macam Komunikasi :
A. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia selain makhluk individu juga sekaligus makhluk social yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara terampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
- Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang.
- Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
- Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat kompleks
- Gambar dan foto karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
B. Komunikasi Menurut Kelangsungannya
Menurut Kelangsungannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Langsung
Proses komunikasi dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikas Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
C. Komunikasi Menurut Prilaku
Komunikasi menurut prilaku dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Formal
Komunikasi yang terjadi diantara organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi Informal
Komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan senagainya.
3. Komunikasi Nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
Selain itu, dalam dunia bisnis adanya etika berkomunikasi dalam bisnis. Dapat dijelaskan pengertian komunikasi bisnis, Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambing - lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.
KOMUNIKASI DALAM PERTEMUAN DAN RAPAT
A. PERTEMUAN
pertemuan adalah suatu kumpulan dari orang; suatu konvensi, sebagai, seorang besar pertemuan, yang harmonis pertemuan

Jenis pertemuan yang khas adalah:

* pemecahan masalah
* pengambilan keputusan
* perencanaan
* feedforward (status laporan dan presentasi informasi baru)
* Komentar (bereaksi dan evaluasi)
* Kombinasi pertemuan

B. RAPAT
Dibawah ini ada beberapa pengertian rapat dari beberapa sumber, Namun pada dasarnya memiliki makna yang sama, Antara lain :
1. Rapat adalah pertemuan atau. Kumpulan dalam suatu organisasi, perusahaan, instansi pemerintah baik dalam situasi formal maupun nonformal untuk membicarakan, merundingkan dan memutuskan suatu masalah berdasarkan hasil kesepakatan bersama
2. Rapat (pengertian luas) rapat dapat menjadi sebuah permusyawaratan, yang melibatkan banyak peserta dan membahas banyak permasalahan penting.
3. Rapat (pengertian sempit) rapat dapat berupa diskusi yang hanya melibatkan beberapa peserta dengan pembahasan yang lebih sederhana. Dalam Sub bab ini hal-hal yang berkaitan dengan permusyawaratan tidak lagi diuraikan, dan lebih kepada rapat dalam pengertian umum/sederhana secara teknis.
4. Rapat, merupakan suatu bentuk media komunikasi kelompok resmi yang bersifat tatap muka, yang sering diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah.
5. Rapat merupakan alat untuk mendapatkan mufakat, melalui musyawarah kelompok.
6. Rapat merupakan media yang dapat dipakai unttuk pengambilan keputusan secara musyawarah untuk mufakat.
Macam-Macam Rapat
Rapat dapat dibedakan menjadi beberapa macam, tergantung pada segi peninjauannya.
1. Menurut tujuannya, rapat dapat dibedakan menjadi :
a) Rapat penjelasan, ialah rapat yang bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada para
anggota, tentang kebijakan yang diambil oleh pimpinan organisasi, tentang prosedur kerja atau
tata-cara kerja baru, untuk mendapat keseragaman kerja.
b) Rapat pemecahan masalah bertujuan untuk mencari pemecahan tentang suatu masalah yang
sedang dihadapi. Suatu masalah dikatakan sebagai problem solving apabila masalah itu
pemecahannya berhubungan dengan masalah-masalah lain, saling mengait. Masalah itu demikian
sulitnya, demikian ruwetnya karena keputusan yang akan diambil akan mempunyai pengaruh atau
akibat terhadap masalah yang lain.
c) Rapat perundingan, yaitu rapat yang bertujuan menghindari timbulnya suatu perselisihan,
mencari jalan tengah agar tidak saling merugikan kedua belah pihak.
2. Menurut sifatnya rapat dibedakan menjadi :
a) Rapat Formal, yaitu rapat yang diadakan dengan suatu perencanaan terlebih dahulu, menurut
ketentuan yang berlaku, dan pesertanya secara resmi mendapat undangan.
b) Rapat Informal, yaitu rapat yang diadakan tidak berdasarkan suatu perencanaan formal, dan
dapat terjadi setiap saat, kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja. Rapat informal dapat juga
terjadi secara kebetulan, dimana para pesertanya bertemu secara kebetulan, dan kemudian
membicarakan suatu masalah yang mempunyai kepentingan bersama.
c) Rapat Terbuka, yaitu rapat yang dapat dihadiri oleh setiap anggota. Materi yang dibahas bukan
masalah yang bersifat rahasia.
d) Rapat Tertutup, yaitu rapat yang hanya dihadiri oleh peserta tertentu, dan biasanya yang
dibahas menyangkut masalah-masalah yang masih bersifat rahasia.
3. Menurut jangka waktunya, rapat dapat dibedakan menjadi :
a) Rapat mingguan, yaitu rapat yang diadakan sekali seminggu. Membahas masalah-masalah
yang bersifat rutin yang dihadapi oleh masing-masing manajer.
b) Rapat bulanan, rapat yang diadakan sebulan sekali, setiap akhir bulan, untuk membahas hal-hal
atau peristiwa yang terjadi pada bulan yang lalu. Misalnya, membahas rugi laba bulan yanglalu.
c) Rapat semesteran, yaitu rapat yang diadakan sekali setiap semester [enam bulan], yang
bertujuan untuk mengadakan evaluasi hasil kerja sama enam bulan yang lalu, dan mengambil
langkah-langkah selanjutnya, jangka waktu enam bulan berikutnya.
d) Rapat tahunan, yaitu rapat yang diadakan sekali setahun misalnya, rapat Dewan Komisaris,
rapat umum pemegang saham.

4. Menurut frekuensinya, dapat dibedakan menjadi :
a) Rapat rutin, rapat yang sudah ditentukan waktunya [mingguan, bulanan, tahunan]
b) Rapat insidental, yaitu rapat yang tidak berdasarkan jadwal, tergantung pada masalah yang
dihadapi. Biasanya rapat diadakan apabila masalah yang dihadapi itu merupakan masalah yang
sangat urgen, yang harus segera dipecahkan.
Selain kita mengenal berbagai macam rapat seperti yang telah diutarakan di atas, kita masih mengenal
satu jenis rapat yaitu yang dinamakan rapat kerja. Istilah-istilah lain yang mempunyai pengertian yang
sama, ialah rapat dinas, musyawarh kerja.

C. KOMUNIKASI DALAM PERTEMUAN DAN RAPAT
Dalam pertemuan dan rapat seluruh peserta harus menyadari posisinya dalam forum itu. Tiap peserta hendaknya :
• Mampu berkomunikasi dengan jujur, terbuka dan bertanggung jawab
• Mampu berperan sebagai komunikator yang baik tapi tidak memonopoli pembicaraan
• Mampu berperan sebagai komunikan yang sangat responsif namun tidak emosional
• Mampu mengendalikan diri Setelah rapat berhasil membuat keputusan dan menyusun kesimpulan maka hasil tersebut harus di komunikasikan kepada peserta dan hasil dari rapat tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

D. TEKNIK BERBICARA,MEMBACA, DAN MENDENGARKAN,
TEKNIK BERBICARA,MEMBACA DAN MENDENGARKAN

Berbicara merupakan bagian dari komunikasi yang dipandang paling efektif. karena kemampuan berbicara bagi seseorang akan ditandai oleh seberapa jauh mempengaruhi pikiran, perasaan dan perilaku orang yang diajak bicara. Disamping itu keberhasilan orang berbicara sangat dipengaruhi oleh luasnya pengetahuan yang dimiliki, banyaknya pengalaman yang dimiliki, dan intelegensinya.

Selain teknik berbicara, perlu juga diperhatikan teknik membaca. Membaca pada dasarnya adalah menyampaikan pikiran dan perasaan orang yang tulisannya sedang dibaca. Oleh karna itu diperlukan kemampuan lebih baik lagi dari kemampuan berbicara, karena dibutuhkan kemampuan menangkap dan memahami maksud si penulis dan sekaligus memahami kemampuan yang mendengarkannya.

Selain itu ada juga teknik mendengarkan , nampaknya lebih mudah namun sesungguhnya mendengarkan harus didukung oleh sikap ingin tahu, sabar dan mampu mencernakan isi suara yang didengar. Untuk dapat mendengarkan dengan baik diperlukan konsentrasi dan kepekaan indera pendengaran kita. Sehingga hasil dari mendengarkan adalah tambahnya pengetahuan, informasi dan sekaligus menseleksi bobot informasi untuk membuat keputusan.

* MENYUSUN PESAN

komunikasi adalah sumber hidup perusahaan dan sarana untuk mencapai serta mewujudkan sesuatu yang dikehendaki. Komunikasi cenderung lebih merupakan suatu teknik daripada suatu sikap. Oleh karena itu, waktu yang dimiliki seorang manajer hampir selalu tersita untuk hal-hal berikut ini :

1.Menyampaikan informasi atau gagasan kepada atasan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan.
2. Memberikan arahan kepada para manajer bawahannya dengan berbagai informasi untuk membantu kelancaran kerja mereka.
3.Menyampaikan berbagai informasi kepada stafnya.
4. Mengatur dan menetapkan strategi.
5. Menerima dan menganikan penampilan-penampilan untuk semua orang yang bekerja baginya.
6. Berkomunikasi dengan berbagai pihak di luar perusahaan, termasuk para pelanggan, instansi pemerintah, usaha-usaha perdagangan dan masyarakat umum.

Selasa, 29 Maret 2011

pengertian komunikasi bisnis

pengertian komunikasi bisnis menurut para ahli, sebagai berikut :
Djoko Purwanto, M.B.A dalam bukunya Komunikasi Bisnis Edisi Ketiga mengemukakan bahwa Komunikasi Bisnis adalah Komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal untuk mencapi tujuan tertentu.

Definisi Komunikasi Bisnis menurut Wikipedia bahasa Indonesia http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_bisnis menjelaskan bahwa Komunikasi Bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memeiliki tujuan tertentu yang disajikan personal maupun impersonal melalui symbol-simbol atau sinyal. Referensi dari Rosenblatt, S. Bernard.Communication in Business. Prentice Hall, Inc. Engelwood Cliffs, NJ (1985)

Definisi Komunikasi Bisnis menurut Katz (1994:4) yaitu Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil.

Definisi yang dikemukakan oleh Persing (1981:108) yaitu Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambing - lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.


Definisi Komunikasi Bisnis menurut Rosenbalt (1982:7) yaitu Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuan- tujuan perusahaan.
“Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations”
http://bloggeranyar.blogspot.com/2010/11/pengertian-dan-definisi-komunikasi.html